Tampilkan postingan dengan label Kunci Jawaban. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kunci Jawaban. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 September 2022

Kunci Jawaban bahasa Halaman 167 kelas 4 Kurikulum Merdeka

Kunci Jawaban bahasa Halaman 167 kelas 4 Kurikulum Merdeka

Kunci jawaban Bahasa Indonesia Halaman 167-168 kelas 4 Kurikulum Merdeka 

Pelajaran bahasa indonesia dalam buku kurikulum merdeka belajar kelas 4 halaman 167 ini terdapat pada bab 7 yaitu Bab 7 Asal Usul.

Adapun sebelum kita melanjutkan ke kunci jawaban halaman 167-168 kelas 4 bahasa indonesia kurikulum medeka ini perhatikan kembali tujuan pembelajarannya

Setelah mempelajari Bab 7 kelas 4 kurikulum merdeka pelajaran bahasa indonesia ini kalian diharapkan dapat:

  1. memahami instruksi yang disampaikan secara audio;
  2. menemukan dan mengidentifikasi informasi di dalam teks dan gambar;
  3. menyampaikan pendapat tentang informasi di dalam teks; dan
  4. membuat teks narasi menggunakan kata penghubung antarkalimat.

Kunci Jawaban Halaman 167-168 bahasa indonesia kelas 4 kurikulum merdeka

Soal yang ada pada halaman 167 dan 168 kelas 4 kurikulum merdeka pelajaran bahasa indonesia antara lain yaitu sebagai berikut:

Diskusikan isi cerita “Kerja Sama yang Baik” bersama-sama.
  1. Apa masalah yang dialami tokoh dalam cerita ini?
  2. Apa perbedaan penganan buatan A Joe dengan penganan buatan Warsih?
  3. Bagaimana perasaan A Joe dan Warsih ketika orang-orang menolak penganan buatan mereka?
  4. Apa usaha A Joe dan Warsih untuk mengatasi masalah mereka?
  5. Menurut kalian, mengapa Warsih mau mengikuti rencana A Joe?
  6. A Joe dan Warsih sepakat untuk menciptakan resep lumpia baru. Menurut kalian, bagaimana perbedaan lumpia versi lama mereka dengan versi yang baru?
  7. Apakah menurut kalian cerita ini berdasarkan kisah nyata? Dari mana kalian mengetahuinya?
  8. Menurut kalian, bagaimana proses percampuran budaya/akulturasi lewat makanan ini?
Untuk menemukan jawabannya maka sebenarnya dapat dengan membaca teks bacaan yang telah disediakan yaitu teks bacaan dengan judul "Kerjasama yang baik" pada buku siswa halaman 164

Berikut teks bacaan yg dimaksud sebagai tambahan bagi bapak/ibu guru yg ingin mencari materi bahasa indonesia kurikulum merdeka kelas 4 SD di semester 1 ini:

Kerjasama yang baik

“Lunpia … lunpia …,” teriak A Joe siang itu. Dia tak peduli kaki 
telanjangnya kepanasan. “Huh, mengapa tak ada seorang pun yang 
mau membeli lunpiaku?” keluh A Joe. Dari kemarin, dia berjalan 
kaki keliling Kampung Melayu menjajakan lunpia. Namun, ketika 
orang-orang bertanya apa yang dijualnya, mereka pun 
pergi begitu saja. 

“Jangan-jangan lunpia buatanku tidak enak? Ah, tetapi orangorang di Pecinan suka,”pikir A Joe masih penasaran. Dia tak mau 
hanya berjualan di Pecinan. A Joe ingin lunpianya laris dan bisa 
dinikmati semua orang. 
“LUMPIA, LUMPIA!” A Joe tersentak dari lamunannya. Seorang 
perempuan berteriak lantang. Beberapa orang keluar dari rumah 
dan membeli. A Joe melihat perempuan itu berjualan penganan 
yang mirip dengan lunpianya. “Hm, apa buatan dia lebih enak 
daripada buatanku?” gumam A Joe. 
“LUMPIA, LUMPIA!” teriak perempuan itu lagi. A Joe 
menghadang langkahnya. 
“Hei, kamu jualan lunpia ya?” tanya A Joe ketus. 
“Lumpia, bukan lunpia,” sahut perempuan itu. 
“Bukan! Yang betul lunpia. Lun artinya lunak, pia artinya kue. 
Itu bahasa Hokkian!” bantah A Joe ketus.

Perempuan itu malah 
tertawa, “Namaku Warsih. Aku 
orang Jawa, tak paham bahasa 
Hokkian. Lumpiaku berasal dari 
kata Olympia, karena aku sering 
jualan di pasar malam Olympia.”
A Joe ternganga, “Oh, 
begitu, ya?” 
Lalu A Joe bertanya, “Kenapa 
orang-orang Kampung Melayu 
ini mau membeli lumpiamu? Sedangkan punyaku tak laku.” Wajah A 
Joe berubah murung. 
“Memangnya, lunpiamu isi apa?” tanya Warsih. 
A Joe lalu menunjukkan lunpia buatannya pada Warsih. 
“Rebung dan daging babi.” 
Warsih menggeleng. “Kamu lihat kan, penduduk Kampung 
Melayu banyak yang berasal dari Arab dan Gujarat. Mereka 
beragama Islam. Itu, ada masjid di sana. Orang Islam, tidak makan 
babi. Tidak halal. Lumpia buatanku isinya kentang dan udang. 
Karena itu, mereka bisa memakannya.”
Setelah itu, Warsih berkata lagi, “Sebetulnya, nasib kita sama 
kok. Lumpia buatanku juga tidak laku di kawasan Pecinan. Mereka 
tak suka lumpia kentang. Mereka maunya isi rebung.” 
A Joe dan Warsih sama-sama terdiam. Namun, sebenarnya 
otak mereka berpikir keras. Beberapa detik kemudian, wajah 
A Joe cerah. 
“Aku ada ide! Mengapa kita tidak bekerja sama saja? Maksudku, 
ayo kita ciptakan resep baru supaya semua orang bisa menikmati 
lunpia buatan kita.”

“Hah? Bagaimana caranya?” Warsih heran. “Apa kita bisa?”
“Tidak ada salahnya mencoba. Bagaimana? Kamu mau 
mencobanya?” tanya A Joe. 
Warsih mengangguk, “Kamu benar juga. Tidak ada 
salahnya mencoba.” 
Warsih dan A Joe berjabat tangan. Sejak saat itu, mereka 
berdua bekerja sama dalam menciptakan resep baru dan 
menjajakannya bersama. 

Diceritakan ulang oleh Dian Kristiani

Demikian teks bacaan atau materi bahasa indonesia kelas 4 kurikulum merdeka, kembali lagi ke kunci jawaban halaman 167 pelajaran bahasa indonesia kelas 4 kurikulum merdeka

1. Apa masalah yang dialami tokoh dalam cerita ini?
Jawaban : Menjual lunpia dengan isi yang berbeda, seperti A Joe menjual lunpia dengan isi rebung dan daging babi. Sedangkan tokoh satunya Warsih menjual Lumpia isi kentang dan udang.

2. Apa perbedaan penganan buatan A Joe dengan penganan buatan Warsih?
Jawaban : A Joe membuat lunpia isi rebung dan daging babi, sedangkan Warsih membuat lumpia isi kentang dan udang.

3. Bagaimana perasaan A Joe dan Warsih ketika orang-orang menolak penganan buatan mereka?
Jawaban : Bingung kenapa orang-orang tidak membeli penganan yang mereka jual, ternyata A Joe kalau menjual keluar Pecinan tidak laku karena sebagian besar masyarakatnya muslim tidak makan daging babi. Warsih ketika menjual di pecinan tidak laku karena mereka tidak suka kentang.

4. Apa usaha A Joe dan Warsih untuk mengatasi masalah mereka?
Jawaban : Mereka akhirnya mengajak untuk bekerja sama, ciptakan resep baru supaya semua orang bisa menikmati lunpia buatan A Joe dan Warsih.

5. Menurut kalian, mengapa Warsih mau mengikuti rencana A Joe?
Jawaban : Karena Warsih ingin mencoba untuk bekerja sama membuat lunpia.

6. A Joe dan Warsih sepakat untuk menciptakan resep lumpia baru. Menurut kalian, bagaimana perbedaan lumpia versi lama mereka dengan versi yang baru?
Jawaban : versi lama A Joe lebih kepada isi lunpia yakni daging babi dan Warsih kentang.

Dengan bekerja sama lunpia bisa dijajakan dengaan beraneka rasa jadi semua orang bia mencoba lunpia buatan mereka.

7. Apakah menurut kalian cerita ini berdasarkan kisah nyata? Dari mana kalian mengetahuinya?
Jawaban : Sepertinya Fiksi

8. Menurut kalian, bagaimana proses percampuran budaya atau akulturasi lewat makanan ini?
Jawaban : melalui makanan ini masyarakat yang non muslim bisa mencoba makanan muslim, dan muslim menghormati makanan yang tidak dimakan tersebut.

Demikian informasi mengenai kunci jawaban halaman 167 bahasa indonesia kelas 4 kurikulum merdeka semoga bermanfaat

Selanjutnya Kunci jawaban bahasa indonesia halaman 185, 186 kelas 4 kurikulum merdeka belajar

Kamis, 15 September 2022

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 185 Bab 8 Kurikulum Merdeka

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 185 Bab 8 Kurikulum Merdeka

Kunci Jawaban Halaman 185 - 186 Bahasa Indonesia Bab 8 Kurikulum Merdeka Plus Materi Lengkap

Itsdhonal.blogspot.com - Sebelum membahas tentang kunci jawaban bahasa indonesia kelas 4 kurikulum merdeka halaman 185 dan 186 pada bab 8 perlu diketahui juga tujuan pembelajaran pada bab 8 ini yaitu:

Setelah mempelajari Bab 8 ini kalian diharapkan dapat:
  1. menyebutkan permasalahan yang dialami tokoh di dalam cerita;
  2. menilai kesesuaian antara ilustrasi dengan isi teks;
  3. membedakan informasi fakta dan opini; dan
  4. menulis dengan struktur awal-tengah-akhir menggunakan  kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Bacalah cerita “Garuk-Garuk” di bawah ini dengan nyaring secara bergantian. Perhatikan intonasi kalian saat membaca. Setelah itu, jawablah pertanyaan-pertanyaan terkait cerita ini.

Teks bacaan garuk-garuk halaman 183, 184, dan 185 kelas 4 Bab 8 kurikulum merdeka

Garuk-Garuk

Bermain atau belajar bersama di rumah Pahmi itu menyenangkan. Rumahnya luas, bentuknya meniru rumah Baloy, rumah adat Kalimantan Utara. Bagi Kidul, bermain di rumah Pahmi berarti dia terbebas dari Kak Asih yang cerewet menyuruhnya mandi. Kidul tidak suka mandi, itu sudah bukan rahasia lagi. 

Selain terbebas dari Kak Asih, di rumah Pahmi juga banyak makanan. Ibu Pahmi selalu menyuguhi mereka buah dan penganan khas Malinau ataupun dari luar daerah. Siang ini mereka membaca buku ditemani kerupuk tipis. Kata Pahmi, kerupuk ini disebut rempeyek dan makhluk kecil-kecil di atasnya itu adalah rebon, atau  disebut juga udang papai. Kidul suka sekali. 

Tiap sebentar tangannya meraih stoples berisi kerupuk itu.

“Dul, aku lihat tanganmu lebih sering memegang rempeyek daripada membalik halaman buku,” goda Sagoy. Kidul hanya meringis. Tangan kanannya memegang rempeyek. Tangan kirinya menggaruk tangan kanan. Habis itu rempeyek pindah ke tangan kiri, tangan kanan menggaruk tangan kiri. Kedua tangannya 
terlihat memerah.

“Aduh, banyak nyamuk,” seru Kidul. 
“Mana ada nyamuk?” kata Pahmi. “Buktinya aku dan Sagoy baikbaik saja.”
“Makanya, rajin-rajinlah kau mandi,” kata Sagoy. “Kapan kau 
terakhir mandi?”
“Ah, bosan, gerakannya begitu-begitu saja,” sahut Kidul sambil mengingat-ingat kapan dia terakhir mandi. Dua hari lalu? Tiga hari 
lalu?

Menurut Kidul kalau sedang libur tidak perlu mandi. Namun, gatal-gatal di tubuh Kidul terus bertambah. Sekarang lehernya juga terasa gatal. Tangannya kini malah lebih sering menggaruk daripada memegang rempeyek.

Karena Sagoy dan Pahmi makin sering meledeknya, Kidul memutuskan untuk pulang saja. Ibu Pahmi membungkuskan rempeyek untuk dibawanya pulang. Kidul tersenyum lebar menyambut bungkusan itu. 

Begitu tiba di rumah, Kidul cepat-cepat masuk kamar supaya Kak Asih tidak melihatnya. Apa daya, gatalnya tidak kunjung hilang. Makin digaruk makin gatal. Tidak tahan, Kidul mengadu kepada Ibu. 

Ibu dan Kak Asih terkejut melihat tangan Kidul yang lecet-lecet. Sebelum Kak Asih bersuara, Ibu sudah berkata tegas, “Kita harus ke dokter!”Dokter Tuti yang memeriksa Kidul menyapa dengan ramah, “Ini sepertinya alergi. Tadi makan siangnya pakai apa? Telur? Udang?”

Tiba-tiba Kidul teringat makhluk kecil-kecil di atas rempeyek. Ah, 
itulah penyebabnya.
“Jadi, bukan karena tidak mandi?’ tanya Kidul gembira. 
Dokter Tuti tertawa. “Memang gatal-gatalmu ini karena alergi 
terhadap udang papai. Namun, bukan berarti tidak mandi itu bagus. 
Lecet-lecetmu ini bisa menjadi infeksi parah karena kuman-kuman 
yang ada di kulit. Kita mandi supaya tubuh kita bersih, bebas dari 
kuman.”
Aduh, ternyata Kidul tetap harus mandi. Mungkin dia harus 
memikirkan cara mandi yang berbeda supaya tidak membosankan. 
Bagaimana menurutmu?


Soal Membaca Cerita Teks Garuk-Garuk Halaman 175

SOAL :
Pastikan kalian memahami cerita “Garuk-Garuk” dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini. 
 
1. Apakah ide pokok cerita ini? 
 
2. Apakah nama daerah yang menjadi latar belakang tempat cerita ini? 
 
3. Di rumah siapakah Pahmi, Kidul, dan Sagoy suka berkumpul? 
 
4. Mengapa mereka suka berkumpul di tempat itu? 
 
 5. Mengapa Kidul tidak suka mandi?

6. Menurut Kidul, kalau sedang libur tidak perlu mandi. Apakah kalian setuju? Jelaskan pendapat kalian. 
 
7. Apa yang disampaikan dokter Tuti tentang alergi Kidul? 
 
8. Apakah ada di antara kalian yang mengalami alergi? Alergi apa? Bagaimana tindakan yang kalian lakukan untuk mengatasinya?

JAWABAN :
 
1. Mandi menjaga tubuh bersih dan bebas dari kuman.
 
2. Nama daerah yang menjadi latar belakang tempat cerita ini adalah Malinau, Provinsi Kalimantan Utara.
 
3. Pahmi, Kidul, dan Sagoy suka berkumpul di rumah Pahmi.
 
4. Mereka suka berkumpul di tempat itu karena tempatnya luas dan banyak makanan.
 
5.Kidul tidak suka mandi karena bosan gerakannya begitu-begitu saja.
 
6. Saya tidak setuju karena meskipun kita sedang libur kita harus mandi secara teratur supaya tubuh kita bersih, bebas dari kuman.
 
7. Dokter Tuti menyampaikan bahwa alergi Kidul bukan karena tidak suka mandi ttapi karena alergi terhadap udang papai.
 
8. Alergi adalah perubahan reaksi tubuh terhadap kuman-kuman penyakit atau keadaan sangat peka terhadap penyebab tertentu (zat, makanan, serbuk, keadaan udara, asap, dan sebagainya) yang dalam kadar tertentu tidak membahayakan untuk sebagian besar orang. Cara terbaik untuk mencegah alergi adalah dengan menghindari pemicunya. Meski demikian, ada beberapa cara lain yang dapat dilakukan jika pemicunya sulit untuk dihindari, seperti mengenakan pakaian tertutup, tidak memakai parfum yang dapat mengundang serangga, serta membersihkan rumah secara rutin.

Demikian, Kunci Jawaban Halaman 185 - 186 Bahasa Indonesia Bab 8 Kurikulum Merdeka Plus Materi Lengkap semoga bermanfaat

Bagi yang ingin mendownload buku bahasa indonesia kelas 4 kurikulum merdeka pdf file dapat melalui link diataa ya


 

Ad Placement